PEMBANGUNAN JEMBATAN BETON TAHAP V DI WILAYAH KODIM 0910/MALINAU CAPAI PROGRES 80 PERSEN
Malinau, 10 Agustus 2026 — Pembangunan Jembatan Beton Tahap V di wilayah Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Senin, 10 Agustus 2026, memasuki hari ke-21 pelaksanaan, pembangunan jembatan di Jalan Tani Luso, Desa Sembuak Warot, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, telah mencapai progres keseluruhan sekitar 80 persen.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan sasaran ke-7 yang mulai dikerjakan pada 21 Juli 2026. Jembatan memiliki panjang 6 meter dan lebar 5 meter, dengan lebar sungai sekitar 5 meter. Konstruksi jembatan memiliki ketinggian sekitar 3 meter dari dasar sungai hingga top lantai dan mampu menopang tonase sekitar 4–5 ton.
Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sekitar 200 jiwa masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas sehari-hari warga di wilayah tersebut.
Sejumlah Tahapan Pekerjaan Telah Diselesaikan
Dalam pelaksanaan pembangunan, sejumlah tahapan pekerjaan telah diselesaikan, meliputi pembongkaran jembatan lama, pembersihan lokasi, penggalian box jembatan, serta pembuatan pengalihan aliran sungai sementara yang seluruhnya telah mencapai 100 persen.
Pada pekerjaan konstruksi utama, progres kolom jembatan telah mencapai 100 persen. Sementara pekerjaan ringbalk, gelagar, papan lantai, pemotongan dan pembekokan besi, begisting, serta pengecoran masing-masing telah mencapai sekitar 90 persen.
Pekerjaan perakitan besi dan pengecoran lantai kerja juga telah mencapai 100 persen.
Untuk pekerjaan patok pengaman jembatan, proses pemotongan dan pemasangan telah mencapai 50 persen, sedangkan pemasangan pipa galvanis 2 inci masih dalam tahap pengerjaan.
Berdasarkan laporan perkembangan harian, progres pekerjaan mengalami peningkatan dari 75 persen pada hari sebelumnya menjadi 79 persen pada hari pelaksanaan, dengan progres kumulatif mencapai sekitar 80 persen.
Libatkan TNI dan Masyarakat
Pelaksanaan pembangunan jembatan melibatkan berbagai unsur, terdiri dari 9 personel TNI, 2 orang tukang, 1 orang Asnis Denzibang, 1 orang konsultan, serta 7 orang masyarakat.
Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi wujud nyata semangat gotong royong sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan warga.
Dengan progres yang terus meningkat, pembangunan Jembatan Beton Tahap V di Desa Sembuak Warot diharapkan dapat segera diselesaikan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Kehadiran jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memperlancar akses transportasi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Selama pelaksanaan kegiatan pada Senin, 10 Agustus 2026, kondisi cuaca cerah pada pagi, siang, hingga sore hari, sehingga seluruh rangkaian pekerjaan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Posting Komentar