Peduli Kesehatan Mental, Babinsa Papringan Dukung Penanganan ODGJ di Desa Papringan

Table of Contents

 


Lumajang – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan bersama tenaga kesehatan. Babinsa Papringan Koramil 0821-05/Klakah, Sertu Muhtaryono, melaksanakan kegiatan pendampingan pemantauan kondisi dan pemberian obat kepada pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Dusun Godean RT 005 RW 002, Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (10/1/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan bersama Perawat Puskesmas Klakah, M. Fendik Nazarudin, A.Md. Kep., sebagai bentuk sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan dalam memastikan pasien ODGJ mendapatkan perawatan yang berkelanjutan, aman, dan sesuai prosedur medis. Pasien yang didampingi dalam kegiatan ini adalah Sagi (63 tahun), warga setempat yang rutin menjalani pemantauan kesehatan.


Saat dikonfirmasi, Sertu Muhtaryono mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaannya, termasuk dalam aspek kesehatan. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pasien, keluarga, maupun tenaga kesehatan saat proses pemeriksaan dan pemberian obat berlangsung.


“Pendampingan ini tidak hanya soal pengamanan, tetapi juga bentuk kepedulian dan dukungan moral agar pasien merasa diperhatikan dan keluarga tidak merasa sendiri dalam menghadapi kondisi ini,” kata dia.


Sementara itu, Dalam keterangannya, M. Fendik Nazarudin menjelaskan bahwa penanganan ODGJ dilakukan secara berkelanjutan melalui pemantauan rutin, pemberian obat sesuai anjuran medis, serta pendekatan persuasif kepada pasien dan keluarga. Menurutnya, kepatuhan minum obat dan dukungan lingkungan sekitar sangat berpengaruh terhadap stabilitas kondisi pasien.


“Upaya penanganan ODGJ tidak bisa dilakukan sekali saja. Diperlukan pemantauan berkala, evaluasi perkembangan kondisi pasien, serta edukasi kepada keluarga agar pasien dapat menjalani pengobatan secara teratur,” jelasnya.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perhatian dan perawatan bagi ODGJ semakin meningkat. Sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang humanis serta berkelanjutan, khususnya bagi kelompok rentan di wilayah pedesaan. (Pendim0821)

Posting Komentar