Danrem 083/Baladhika Jaya Hadiri Panen Perdana Padi Unggul HKTI, Perkuat Swasembada Pangan Nasional
Malang, Jawa Timur — Komandan Korem 083/Baladhika Jaya menghadiri Panen Perdana Padi Unggul HKTI Kabupaten Malang yang dirangkaikan dengan Tasyakuran Swasembada Pangan Nasional, bertempat di Lahan Demplot HKTI Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan ini menjadi simbol keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, organisasi petani, dan masyarakat dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan dan swasembada pangan. Panen perdana tersebut juga menandai keberhasilan penggunaan varietas padi unggul yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Setibanya di lokasi, Danrem 083/Bdj bersama rombongan mengikuti rangkaian panen raya padi sekaligus penanaman padi unggul, sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga kesinambungan produksi pangan. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para petani yang terlibat langsung dalam proses tanam dan panen.
Acara ini dihadiri oleh Dandim 0818/Malang–Batu, Bupati Malang, jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, kepala perangkat daerah terkait, Muspika Kecamatan Turen, pengurus DPC HKTI Kabupaten Malang, ratusan petani, serta perwakilan Babinsa dan staf Kodim yang selama ini aktif melakukan pendampingan pertanian di wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 083/Baladhika Jaya menegaskan bahwa TNI melalui peran Babinsa terus berkomitmen mendukung ketahanan pangan nasional, mulai dari pendampingan petani, optimalisasi lahan pertanian, hingga mendorong pemanfaatan teknologi dan benih unggul.
“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. TNI akan terus hadir bersama petani dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan program swasembada pangan berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Danrem.
Melalui kegiatan panen perdana dan tasyakuran ini, diharapkan semangat kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan petani semakin kuat dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat di bidang pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional. (*)

Posting Komentar