Peduli Masa Depan Generasi Muda, TNI AD Awasi Proses Belajar di Tenda Darurat Semeru
Lumajang – Setelah berakhirnya masa tanggap darurat pasca erupsi Gunung Semeru, perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan di wilayah terdampak terus menjadi prioritas. Kodim 0821/Lumajang menegaskan komitmennya dengan menurunkan personel untuk memantau langsung aktivitas belajar siswa yang kini berlangsung di tenda darurat.
Kerusakan bangunan sekolah di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, memaksa proses belajar mengajar dipindahkan ke fasilitas sementara. Di tengah kondisi tersebut, semangat belajar para siswa tetap terlihat kuat meskipun fasilitas yang digunakan jauh dari kata ideal.
Serka Supriadi, personel Kodim yang berada di lokasi, memastikan bahwa kegiatan belajar berjalan tertib, aman, dan tetap kondusif. Ia menyebut bahwa keberadaan prajurit merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pendidikan anak-anak korban bencana.
“Kegiatan monitoring ini adalah bentuk perhatian kami terhadap masa depan anak-anak. Mereka tetap harus belajar dengan aman dan penuh semangat, walaupun berada di tenda darurat,” tuturnya.
Di lapangan, prajurit juga berkoordinasi dengan guru serta perangkat desa untuk menjamin kelancaran proses belajar. Selain itu, personel ikut memantau kondisi lingkungan, memastikan tenda layak digunakan, serta membantu menciptakan suasana yang nyaman bagi siswa.
Kodim 0821 menyampaikan bahwa dukungan terhadap pemulihan pendidikan akan terus berjalan seiring proses rehabilitasi fisik sekolah. TNI AD menilai bahwa pendidikan adalah pondasi utama pemulihan jangka panjang masyarakat terdampak bencana.
Langkah monitoring ini sekaligus menegaskan bahwa TNI tidak hanya hadir saat situasi darurat, tetapi juga tetap bersama masyarakat di masa pemulihan demi memastikan anak-anak dapat kembali menatap masa depan dengan optimisme.(Penrem083)

Posting Komentar