Danramil Dampit Hadiri Senam Bersama dan Edukasi Media Konseling untuk ODGJ

Table of Contents


MALANG - Danramil 0818/15 Dampit, Kapten Cke Mulkamsiril, bersama jajaran Muspika Dampit, menghadiri kegiatan Senam Bersama serta pendampingan Edukasi Pemilihan Media Konseling untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kegiatan kolaboratif ini digelar oleh Tim University of Putih Sastra (Kamboja) bekerja sama dengan kader kesehatan Universitas Brawijaya Malang. Acara berlangsung di Balai Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, dengan diikuti kurang lebih 100 peserta. (12/2025)


Kegiatan diawali dengan senam bersama sebagai bentuk ajakan untuk hidup sehat dan meningkatkan kebugaran masyarakat. Suasana berlangsung hangat dan penuh antusias, terutama dari warga dan kader kesehatan yang hadir. Selain mempererat hubungan lintas instansi, kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi yang penting bagi masyarakat Desa Rembun.


Setelah senam, acara dilanjutkan dengan edukasi mengenai pemilihan media konseling yang tepat bagi ODGJ. Tim dari University of Putih Sastra memberikan penjelasan mengenai metode komunikasi dan pendekatan yang dapat membantu proses pemulihan ODGJ di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Pendampingan ini didukung oleh para kader kesehatan dari Universitas Brawijaya yang turut memperkaya materi dengan praktik serta pengalaman lapangan.


Danramil Dampit, Kapten Cke Mulkamsiril, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI, akademisi, serta tenaga kesehatan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kepedulian dan pemahaman masyarakat terkait kesehatan mental.


“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Edukasi mengenai kesehatan jiwa sangat penting, terutama agar masyarakat dapat memahami dan mendampingi ODGJ dengan cara yang tepat dan manusiawi,” ujarnya.


Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental serta menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi penyandang ODGJ. Kolaborasi lintas negara dan lintas instansi ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap kesehatan mental dapat menyatukan berbagai pihak untuk tujuan kemanusiaan. (*)

Posting Komentar